Gugatan dari Luar Menara
Muhamad Marzuki mendedikasikan kerja intelektualnya untuk membongkar mitos sosial dan menghidupkan otokritik di tengah masyarakat yang kian pragmatis.


Sosiolog di Sisi Tak Terlihat
Setelah sekian lama menghabiskan pengabdiannya sebagai Wakil Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi di Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor, Muhamad Marzuki kini melangkah sebagai sosiolog independen. Ia menolak kenyamanan ruang kerja dan kelas ber-AC untuk merekam langsung ketimpangan struktural. Setiap naskah lahir dari persinggungan intim dengan realitas sosial yang kerap diabaikan.
Konsistensi ini membawanya keluar dari batas birokrasi kampus, memilih jalur kepenulisan bebas guna menjaga kemurnian kritik dan keberpihakan pada akal sehat publik.
Arsip Perjalanan Intelektual
Akar Teoretis
Jalur Independen
Konsistensi Publik
Menjalani studi doktoarl di bidang Manajemen Pembangunan dengan fokus kritik wacana pembangunan, meletakkan fondasi metodologi kuat untuk membongkar narasi kekuasaan hegemonik.
Memilih keluar dari struktur birokrasi akademik formal demi mempertahankan kebebasan penuh dalam menulis esai panjang dan kritik sosial tanpa sensor.
Menerbitkan puluhan catatan pinggir dan buku sosiologi kritis yang kini menjadi rujukan penting bagi gerakan mahasiswa serta jurnalisme investigasi lokal.
Menolak Diam di Menara
Ilmu pengetahuan tidak memiliki nilai jika hanya disimpan sebagai arsip berdebu. Kebenaran akademis harus diuji di pasar gagasan bebas, menantang kenyamanan, dan memicu perubahan nyata.
Mari berdiskusi, berkolaborasi, atau mengundang Muhamad Marzuki untuk memantik dialektika kritis dalam forum diskusi, seminar, maupun kolaborasi penulisan esai sosiologis.
